DENPASAR, (PIIBALI.OR.ID) — Sudah awam didengar di ruang publik bahwa bali merupakan kota pariwisata. Bahkan merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Baca :
https://travel.tempo.co/read/1067443/kalahkan-paris-bali-peringkat-1-destinasi-wisata-terbaik-dunia/full&view=ok .
Namun, Ditengah itu semua Bali juga merupakan sekolah bagi sekitar 287 ribu pelajar SD-SMP dan SMA Sederajat. (Sumber : BPS)

 

Sudah jadi konsekuensi umum dalam setiap tempat wisata, bahwa akan terdapat kawasan-kawasan yang dipenuhi dengan produk budaya lokal dan internasional, transaksi dengan wisatawan Dan merebaknya budaya-budaya luar tersebut di masyarakat, yang sudah tentu dengan orientasi materi semata. Disatu sisi, Ini merupakan sumber devisa yang baik bagi negara.

Tapi disisi lain, menimbulkan pertanyaan. Apakah Bali ini akan jadi Rumah sekaligus Sekolah yang layak untuk 287 ribu pelajar?

Sebelumnya dijawab, izinkan saya membeberkan 5 fakta berikut :


1. Program Pendidikan

Pemprov Bali agaknya juga memperhatikan dunia Pendidikan yang ada di Bali. Salah satu program Gubernur Bali 2018-2023 I Wayan Koster mengangkat konsep ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ pada saat masa kampanye beberapa saat yang lalu. Koster ingin pendidikan Dasar Menengah wajib tuntas 12 tahun dan gratis dimulai tahun depan. Ada beberapa program lain, tapi ini merupakan fokus utamanya. Berjalan atau tidaknya, yuk kita kawal sama sama.


2. Ruang Pendidikan Sosial

Sebetulnya Pendidikan di bali gak melulu soal pariwisata aja. Justru Bali sebagai sebuah pulau, menyajikan Ruang-ruang Pendidikan yang juga baik untuk dijadikan tempat belajar. Diantaranya Ruang Agama, Ruang Budaya, Ruang Toleransi dan tentunya Ruang pariwisata. Kapan-kapan kita bahas lagi soal ini…
Poin pentingnya adalah, bahwa di bali juga menyajikan ruang-ruang yang bisa dijadikan laboratorium sosial untuk belajar di beberapa tempatnya, Yuk belajar di bali 😀


3. Jumlah Institusi Pendidikan, “Nggak dikit juga kok!”

Di Bali sendiri total ada 3,344 sekolah, dengan rincian 2524 Sekolah dasar, 462 SMP, 184 SMA dan 174 SMK. Diantara itu semua bahkan ada beberapa sekolah yang bertaraf internasional. Meskipun banyaknya jumlah sekolah belum menjamin baiknya kualitas Pendidikan pelajar bali, namun baiknya adalah secara infrastruktur telah dipenuhi. Tinggal pertanyaanya, bagaimana memanfaatkan fasilitas yang ada untuk meningkatkan kualitas itu?


4. Prestasi Pendidikan

Baru-baru ini dirilis oleh kemendikbud. Provinsi Bali keluar sebagai juara umum pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018. Bali berhasil meraih tujuh belas emas, empat medali perak, dan sebelas medali perunggu, mengungguli Jawa Timur dan Jawa Tengah yang menempati posisi kedua dan ketiga. Hasil ini merupakan kejutan bagi Provinsi Bali dan bagi penyelenggaraan O2SN secara umum karena posisi juara umum yang biasanya identik dengan kontingen dari Pulau Jawa.
Secara akademik Bali juga menjadi salah satu yang mendapatkan peringkat UN tertinggi di Indonesia.


5. Organisasi pemerhati Pendidikan

Bersyukurlah hai para pelajar muslim bali karena dibali terdapat organisasi yang dapat mewadahi aktivitas dan pelajaran yang tidak didapat di sekolah. Pentingnya organisasi buat pelajar ibarat sekeping koin uang dengan sisi pertama merupakan sekolahnya, sisi yang lain adalah organisasi.
Banyak hal yang akan didapat dan dijumpai di organisasi, baik internal sekolah maupun eksternal.

Dari 5 Fakta diatas, Penulis ingin menunjukkan bahwa bali dalam segala bentuk perkembangannya saat ini, masih dikatakan “layak” untuk menjadi rumah bagi pelajar.

Meskipun yang menjadi catatan penting adalah, Pelajar Bali harus secara sadar mau melakukan studi terhadap budaya-budaya negatif yang berkeliaran disekitar mereka agar kemudian dapat melakukan filtrasi pribadi terhadap budaya-budaya tersebut.

Selain itu, pelajar bali juga harus senantiasa menyibukkan diri di kegiatan-kegiatan positif dengan bergabung Bersama organisasi yang dapat meningkatkan kreatifitas dan produktivitasnya. Ya! Dimana lagi kalau bukan Pelajar Islam Indonesia?


Jimbaran, 12 Januari 2019

16.46 Wita


Bangkit Ade Reforman

-Kabid Kaderisasi PW PII Bali 2018-2020