DENPASAR, (PIIBALI.OR.ID) —  Belum terhapus duka negeri ini akan 2 bencana besar yang terjadi di tahun ini, yaitu Gempa Lombok dan Tsunami Palu. Namun, dipenghujung tahun 2018, duka harus kembali kita rasakan.

Bencana tsunami yang melanda Banten dan Lampung pada 22 Desember 2018 lalu, masih menyisakan duka yang mendalam hingga hari ini. Banyak orang di seluruh Indonesia merasa prihatin dengan keadaan tersebut.

Di tanggal yang sama, sungai Biluk Poh yang membatasi Desa Penyaringan dan Desa Tegal Cangkring Kabupaten Jembrana Bali, meluap hingga mengakibatkan banjir bandang yang melanda kedua desa tersebut.

Dari kedua kejadian tersebut, Pelajar Islam Indonesia (PII) Denpasar dan Badung, bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bali dan Keluarga Besar Umat Islam (KBUI) Politeknik Negeri Bali bernisiatif melakukan aksi penggalangan dana untuk Banten dan Jembrana. Aksi ini dilaksanakan pada saat Car Free Day (CFD) di Renon pada tanggal 30 Desember 2018.

Hasil dari penggalangan dana tersebut nantinya akan disalurkan melalui MRI Bali untuk dikirim langsung ke warga terdampak tsunami Banten dan banjir bandang Jembrana.

Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh masyarakat sekitar yang sedang berada di CFD Renon tersebut. (wyn)