DENPASAR (PIIBALI.OR.ID) — Darah adalah komponen penting bagi tubuh kita. Dengan darah, berbagai zat makanan juga oksigen diantarkan ke seluruh tubuh untuk melakukan berbagai metabolisme. Donor darah bisa membantu para pasien yang membutuhkan darah dalam situasi mendesak. Selain itu, donor darah tak hanya bermanfaat bagi penerima. Pendonorpun menerima manfaatnya seperti berikut ini:

  • Penurunan risiko serangan jantung dan stroke.
    Donor darah dapat mengurangi kekentalan darah dan zat besi berlebih dalam tubuh.
  • Penurunan risiko kanker.
    Donor darah dapat mengurangi kadar zat besi berlebih dalam darah yang dapat meningkatkan kerusakan akibat radikal bebas di tubuh, cikal bakal sel kanker.
  • Penurunan berat badan.
    Ketika menyumbangkan 450 cc darah, kita telah membakar 650 kalori.
  • Sebagai deteksi dini penyakit serius.
    Prosedur donor darah yang ketat dapat mendeteksi penyakit serius. Dengan kata lain, kita bisa cek kesehatan gratis melalui donor darah.
  • Memperpanjang umur.
    Menolong orang lain membuat hati senang dan ini akan berdampak pada kondisi psikologis. Kita dapat mengurangi stres.

Persiapan diri sebelum donor darah antara lain:

  1. Tidur yang cukup di malam hari sebelum jadwal donor darah
  2. Mengonsumsi makanan sehat
  3. Menghindari makanan berlemak. Sebab, hasil pemeriksaan infeksi dalam prosedur donor darah dapat terganggu, jika mengonsumsi makanan berlemak beberapa jam sebelumnya.
  4. Minum air lebih banyak

Yang menjadi syarat dalam melakukan donor darah yakni Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 91 Tahun 2015 tentang standar pelayanan transfusi darah:

  • Sehat jasmani dan rohani
  • Berusia 17-60 tahun, atau sampai dengan 65 tahun untuk pendonor darah yang sudah rutin mendonorkan darahnya
  • Berat badan minimal 45 kilogram untuk menyumbang sekitar 350 cc darah
  • Tekanan darah normal (Sistole 100-180 dan Diastole 70-100)
  • Kadar hemoglobin 12,5-17,0 gr/dL%
  • Interval waktu sejak donor darah terakhir minimal 2 bulan
  • Himbauan dari dokter interval waktu sejak donor darah terakhir minimal 2 bulan untuk pria dan 3 bulan untuk wanita. Sebab wanita mengalami siklus menstruasi.

Pada tanggal 30 Mei 2020 saya mendapatkan kabar salah satu adik guru saya membutuhkan golongan darah B. Yang kebetulan golongan darah tersebut sama dengn saya. Malam itu saya pergi ke kantor PMI RSUD Buleleng untuk donor darah, namun saya tidak bisa sebab batas waktu donor darah.

Pada tanggal 31 Mei 2020 untuk pertama kalinya saya donor darah, rasa takut, gelisah, dan bahagia bercampur. Pagi sekali saya datang ke rumah sakit untuk donor darah, tibanya di rumah sakit mengisi formulir. Ketika dipanggil untuk cek tensi saya sedih tensi saya tinggi dan harus menunggu, hingga 3x mengecek tensi akhirnya bisa untuk donor darah. Berbagai prosedur saya jalani. Apa saja prosedur donor darah?

Ada beberapa tahap prosedur donor darah yakni sebagai berikut:

1. Registasi
2. Pemeriksaan awal : Pengukuran berat badan
Pemeriksaan kadar haemoglobin darah
Pemeriksaan golongan darah bagi pendonor pemula
3. Pemeriksaan tekanan darah
4. Pengecekan golongan darah
5. Cuci bersih lengan
6. Pengambilan darah
7. Pengambilan sampel darah
8. Mengambil kartu donor dan vitamin

Setelah saya menjalani donor darah ini, banyak manfaat untuk saya sendiri. Contohnya:
1. Berat badan saya berkurang
2. Tidur saya teratur
3. Pola makan teratur
4. Memperhatikan kesehatan makanan yang saya makan
5. Menjaga waktu olahraga yang teratur

Oleh karena itu setiap tanggal 14 Juni selalu diperingati sebagai Hari Donor Darah sedunia. Semoga bisa kita ambil manfaatnya.

Rosiyani Ismi Dwi Saputri
Buleleng 14 Juni 2020